Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Munculnya perdebatan sengit soal dasar negara�apakah berdasar Islam ataukah Pancasila�sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dengan sejarah Indonesia itu sendiri, yang saat itu baru saja merdeka dari kolonial dan muncul sebagai sebuah negara baru. Dalam soal dasar negara, umat Islam dihadapkan pada dua pilihan identitas tentang Indonesia: apakah Indonesia merupakan sebuah tanah orang-orang Mel…
Tanpa disadari, korupsi menjadi salah satu "sahabat" sehari-hari kita. Korupsi tak terasa korupsi karena milik bersama, dilakukan bersama, ditutupi dengan alibi-alibi bersama, ditaburi harum wewangian retorika dari berbagai sudut, sisi, dan disiplin. Korupsi menjadi kecenderungan sehari-hari. Menjadi "naluri alamiah" tradisi kebudayaan kita. Menjadi makanan pokok sehari-hari. Menjadi candu yang…
Demokritasi di Indonesia merupakan fenomena transformasi politik baru yang Melibatkan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang memberi tekanan pada Kapasitas dan kinerja sistem politik. Terutama soal pelanggaaran hak asasi manusia Korupsi krisis ekonomi dan kesenjangan sosial. Masalah ini setiap saat akan membuka jalan bagi terjadinya krisis politik. Pada gilirannya mempercepat disintegera…
Dalam sejarah tercatat, di wilayah Eropa Barat, Tengah, dan Timur sering terjadi konflik bersenjata antarnegara. Konflik yang dapat dikatakan besar adalah pada PD I dan PD II yang melibatkan puluhan Negara di wilayah tersebut. Dua konflik besar itu dan beberapa konflik bersenjata lain telah mengakibatkan terjadinya pergeseran, perluasan, dan pengecilan batas politis suatu Negara, bahkan sering …
Kondisi HAM 2005 mencatat bagaimana Indonesia masih terkungkung pada rantai impunitas. Hal Ini terlihat dari persidangan Kasus Abepura di mana majelis hakim membebaskan para terdakwa pelaku pelanggaran HAM tanpa mengindahkan sistem pertanggungjawaban komando (command responsibility) yang telah menjadi bagian dari hukum kebiasaan internasional. Upaya untuk merayakan kebebasan sipil dan kemerdeka…
Seolah-olah kaum demokrat dengan lembaga demokrasi dan kaum anti demokrat dengan lembaga anti demokrasi itu sama saja. Tidak ada bedanya Soeharto, pengikut, dan lembaga politik yang menopang kediktatoran fasis Orde Baru dengan kaum demokrat yang menggulingkannya. Seolah-olah tidak ada pertarungan politik (political struggle) bahkan perang demokrasi berkepanjangan (protract Seolah-olah kaum demo…